Gerimis senja
di saat malam berlabuh
adalah titisan rindu ku
yang dibawa angin
lalu jatuh ke pipi mu
Monday, March 9, 2015
Di Ibu Kota
Aku di kaki lima
kota yang bermandikan neon
dan kilauan cahaya
tapi tidak bisa menyinari
ruang hati ku yang kelam
tanpa matahari dan bintang
kota yang bermandikan neon
dan kilauan cahaya
tapi tidak bisa menyinari
ruang hati ku yang kelam
tanpa matahari dan bintang
Bulan Pagi
Bulan enggan menghilang
masih tersenyum di langit pagi
meneman kicauan burung
menantikan matahari muncul lagi
Maharajalela, Kuala Lumpur
7.00am, 7 Mac 2015
masih tersenyum di langit pagi
meneman kicauan burung
menantikan matahari muncul lagi
Maharajalela, Kuala Lumpur
7.00am, 7 Mac 2015
Saturday, February 28, 2015
Seri
Kamu
ibarat sekuntum bunga
mekar mengorak kelopak
walaupun akhirnya layu
harumnya abadi
sehingga hujung waktu
ibarat sekuntum bunga
mekar mengorak kelopak
walaupun akhirnya layu
harumnya abadi
sehingga hujung waktu
Thursday, February 26, 2015
Malam
Aku penjarakan pagi
dalam botol kaca
agar malam aku tidak gelap
dan aku tidak sunyi
dihanyut rindu
pada matahari
dalam botol kaca
agar malam aku tidak gelap
dan aku tidak sunyi
dihanyut rindu
pada matahari
Thursday, February 19, 2015
Salam Akhir
Sembilan musim berlalu
aku di sini kaku
dalam salji yang menggigit
pada senja musim dingin
matahari tidak lagi bisa menghangatkan
diriku yang kesejukan dan kesepian
aku di sini kaku
dalam salji yang menggigit
pada senja musim dingin
matahari tidak lagi bisa menghangatkan
diriku yang kesejukan dan kesepian
untuk sekali lagi
melihat warna bunga
musim panas
salam akhir
sampai di sini
perjalanan ku terhenti
Subscribe to:
Posts (Atom)